Sabtu, 04 Februari 2012

Kakek Tukang Rambutan

Kakek tua penjual buah rambutan, menantang matahari mengabaikan penat. Usia mencabuti satu persatu hak istimewanya. Ditengah keriuhan yang tak dimengertinya, ia berharap terus berkarya sampai ajal akan tiga pada waktunya.

Cibitung 120123

Minggu, 01 Januari 2012

2012

Dari dukacita kita temukan pembelajaran tentang bagaimana menyiasati kemungkinan, dan dari ketidak adilan kita belajar mengenai kebesaran hati.

TMII 120101

Senin, 26 Desember 2011

Jalan Pilihan

Bertualang diantara gumpal awan sambil mengumpulkan serpihan serpihan kenangan sepanjang aspal yang bergelombang. Mengemasnya menjadi kisah petualangan rahasia yang hanya akan terjadi sekali dalam umur kita. Ketika cerita mati membatu berpusara kenangan.


Songgom 111226

Minggu, 11 Desember 2011

Makam

Makam beku yang menjadi penanda kuburan kisah kehidupan. Ziarah atasnya adalah petualangan nostalgi setelah kebahagiaan luruh dan mati jadi tinggal kenangan tersimpan di dalam ingatan, terpatri di dalam hati. Sungguh, segala yang hidup maka pada akhirnyapun akan mengalami mati. Dan kenangan hidup yang mati sebenarnya hanyalah bias dari sebuah persepsi.

Bangka 111124

Jumat, 09 Desember 2011

Lelaki bersahaja

Lelaki bersahaja, dimana dunia bersandar di pundaknya. Senda guraunya bersahaja, melunakkan kerasnya nasib umat manusia.


Andong 111006

Jumat, 02 Desember 2011

Suar

Tinggi menjulang menantang langit sejak 1882, mercu suar di pulau Lengkuas - Belitung, menjadi saksi atas miliaran debur ombak yang menghempas di pasir puntih, juga badai dan petir yang menyambangi batu batu raksasa.

Belitung 111202

Kamis, 01 Desember 2011

Sendiri



Jika tiba saatnya kesendirian akan datang mengurung. Ombak pasang akan meninggalkan palka mengangkuti kenangan demi kenangan yang tertabung seharian. Pada saatnya akan datang malam berisi kenangan atas catatan demi catatan yang perlahan mengambang di udara.


Belitung 111201

Tanjungtinggi

Batu batu raksasa menyembul diantara lembut debur ombak di pasir putih bersih, bernaung langit dalam hembusan angin Desember. Pertiwi memang cantik molek alami, bagai perawan perawan dari kayangan yang bercengkerma di ujung pelangi senja hari.

Belitung 111201

Selasa, 29 November 2011

Menunggu Senja

Di dermaga menunggu senja. Menunggu matahari pulang dan bumi berselimut malam. Bersama teman bercengkerama mengukir kehidupan.

Ayer 111129

Kamis, 24 November 2011

Sepasang Pengamen

Lelaki dan perempuan, pengamen jalanan. Melepas lelah di tepi trotoar, mengingkari letih dengan secangkir plastik minuman ditangan. Ribuan langkah telah tertempuh dan asa haruslah terus dikayuh, menjelajah kota, mengharap iba untuk rezeki dari yang rela.

Pangkalpinang 111124

Kerkhof

Pada hamparan tanah lapang, makam makam tua hancur berlubang, menjadi korban kerakusan anak anak zaman. Padahal daripadanya tetirah mereka mereka yang mengukir langkah sejarah Bangka di masa silam. Dan ternyata hanya mereka yang hiduplah yang bisa memiliki kesanggupan untuk membinasakan kemuliaan.

Pangkalpinang 111124

Rabu, 16 November 2011

Perempuan Stasiun Wonokromo

Malam mengendap. Nafas alam menggeliat. Perempuan perempuan paruh baya mengharap dari balik gelap. Menunggu tamu, para lelaki malam dari dasar kota. Tawa genit mengisi langit. Bersama rel yang menggigil sunyi, perempuan malam menabur mimpi. Dan bangku bangku peron telah lama rebah ke lantai basah oleh embun yang mengantarkan pagi di stasiun terakhir. Perempuan malam di stasiun Wonokromo, ratusan malam setia menunggu rezeki. Semoga Tuhan mengirimkan rezeki, entah di kereta terakhir atau kereta pertama saban hari.




Wonokromo 111116

Selasa, 15 November 2011

Nelayan

Nelayan tua, urat nadi keluarga. Badannya legam usiannya tergadai zaman. Kisahnya bagaikan sibak ombak yang tak putus menghempas pasir pantai. Terkadang ia bertemu karang bahkan badai. Daripadanya kesahajaan anak anak pertiwi terpancar tanpa tendensi.

Kalanganyar 111115

Sabtu, 05 November 2011

Kaibon

Istana Kaibon, istana untuk ibunda sang raja. Diapit biru langit dan dan setumpuk sejarah yang dibekukan oleh waktu, panggilan rindu menggema di ruangan jiwa.

Bantenlama - 111105

Kamis, 06 Oktober 2011

Perkabungan


: Bue (13 Agustus 1942 - 06 Oktober 2011)


Sejuk tanah merah dibawah rindang pohon trengguli, mercu suar itu istirahat dalam abadi. Senyumnya cahaya yang menyinari jejak jejak dunia, memancar di sepanjang jalinan ruh dan jiwa.


Sugeng tindak, Bue...

Andong 111006

Jumat, 30 September 2011

Solo Keroncong Festival

Ngarsopuro berdandan ketika senja terang oleh lampu lampu jalan. Sebentar lagi festival musik keroncong dimulai. Gemuruhnya hingga keseluruh negeri. Semoga inipun bukan sekedar sermoni.


Solo 110930

Minggu, 11 September 2011

Greatest Love

Kasih Ibu...the greatest love af all...

TMII 110911

Minggu, 04 September 2011

Sampan Rajamandala

Sampan nelayan mengambang pelan, arungi perairan menafasi kehidupan. Badannya renta dimakan usia, terapung ragu di persimpangan antara berhenti melaju atau tertambat dan karam di tepi situ.

Rajamandala 110904

Sabtu, 03 September 2011

Pendekar

Ia membawa sejuta beban dari masalalunya, mati rasa melewati titik nadir peradaban manusia, ia menjadi pendekar bagi dunianya sendiri yang sepi. Hanya jutaan trauma masalalu yang melilit badan, dari kaki hingga kepala.


Lelaki pendekar penjelajah negeri, tersesat jauh tanpa seorangpun yang peduli, juga oleh pejabat negeri dan mereka yang semestinya mengayomi.

Parungkuda - September 2011

Rabu, 31 Agustus 2011

Eid Mubarak

Pagi di Idul Fitri, duduk bersimpuh membelakangi matahari. Kepala menunduk, hati menggumam takbir, memuja kebesaran yang maha kuasa. Ritual kontemplasi tahunan, berharap dapat memperbaiki diri dari godaan dunia yang semakin menggila.

Minal aidin wal faidzin. Permohonan maaf dari bathin dilahirkan dalam ucapan, untuk semua kesalahan sikap, tabiat dan ucap yang tersengaja maupun yang terkhilafkan.

TMII 110831

Minggu, 28 Agustus 2011

Ibu

Di jembatan penyebarangan, depan pusat perbelanjaan. Ibu pengemis tertunduk layu, menanti berkah dari derma pejalan kaki yang melintas acuh dihadapannya. Hari ketiga sebelum lebaran tiba, harapan akan rezeki membuncah dikepala. Ia adalah ibu bagi manusia, yang melahirkan orang orang hebat yang sebagian jadi pemimpin bangsa, yang kini lupa bagaimana cara membalas budi.


Cililitan 110828

Kamis, 25 Agustus 2011

Masjid



Rumah Tuhan bertabur cahaya, pencerah bagi hati yang bermuram durja.


Malang - 110825

Jumat, 15 Juli 2011

Klenteng Eng An Kiong

Klenteng Eng An Kiong berumur 186 tahun. Terawat rapi dan berfungsi baik hingga hari ini. Dari bangunan ini secuil sejarah kota Malang tersimpan abadi.

Buderfly 110715

Minggu, 10 Juli 2011

Camera Man

Jutaan gambar telah terekam, lalu istirah di pasar loak. Tukang kamera di Jembatan Item, mengharap berkah dari sisa sisa peradaban teknologi masalalu.

Jembatan Item 2011

Sabtu, 09 Juli 2011

Bandar Jakarta

Pada ujung perjalanan, mengendaplah segala cerita sepanjang kali Ciliwung dari hulunya hingga membelah kota kota. Selamanya cerita tentang perjalanan manusia dengan segala sepahnya. Ditepi teluk Jakarta, jutaan bakteri mengendap jadi sampah, jadi lumpur yang mendangkalkan kali. Dan Museum Bahari dengan menara syahbandarnya tetap membisu kaku menyaksikan kisah kisah manusia Jakarta berlalu.




Pasar Ikan 110709

Minggu, 03 Juli 2011

Sepatu

Sepatu butut itu mengelupas disana sini, kait talinya lepas dua, namun tak mengurangi rasa nyaman jika memakainya.


Pada saatnya ia akan segera berpamitan, istirahat dari masa pemakaian setelah sekian lama dan sekian jauh menemani perjalanan, sekian banyak menorehkan cerita petualangan. Sementara ini, tetaplah setia menemani langkah langkah perlahan mendaki usia, sampai nanti wujudmu tak lagi mampu menampung dua telapak kaki.

Terimakasih, wahai sepatu.


Jakarta 110712

Rabu, 29 Juni 2011

Iwan Gondrong Jaya Pamungkas

Bang Iwan berwajah preman, rambut gondrong, akik di jari tangan. Profesinya; tukang urut jalanan dan menerima panggilan. Tarifnya Rp. 30.000 untuk terapi semua jenis penyakit. Soal sembuh atau tidak, biar menjadi urusan Tuhan, yang penting bang Iwan bisa makan.

Matraman 110629

Bike to Work

Ngkong Jeman dari bekasi, melepas lelah sambil menunggu pembeli. Sepeda butut tanpa sadel, berbuah durian meluber dari peti. Sepeda tua pengganti pikulan, teman menjajakan durian dari jalan ke jalan, dari gang ke gang menyusur Jakarta.

Bike to work, Ngkong Jeman menuntun sepeda renta yang setia menemani usiannya.

Palmerah 110629

Jumat, 24 Juni 2011

Pekanbaru



Kenangan membeku di pada udara di jalanan bisu. Rupanya waktu tak berjeda. Kejadian demi kejadian berlari pesat, zaman demi zaman berlalu cepat.

Menjilati sisa jejak jejak masalalu Pekanbaru, bahkan seratus tahun lagi ingatan tak akan mati dalam hati. Menggenang diam tanpa kata kata.

Pekanbaru 110623

Sabtu, 18 Juni 2011

Pedagang Entah

Di tepi jalan ia menanti, bersama gitar dan segelas kopi menemai. Barang dagangan setia digelar, berdagang entah, barang barang bekas hiasan orang.

Angke 110618

Rabu, 15 Juni 2011

Makan Pagi

Makanlah nak, selagi hari masihlah pagi. Agar kakimu kuat, menapak hari ini yang entah apa yang akan terjadi. Makanlah nak, selagi kita masih bertemu nasi.

Bandung 110615

Minggu, 29 Mei 2011

Groeneveld

Megahmu ditelan zaman, gagahmu ditinggalkan peradaban. Groeneveld, Vila Nova kini tinggal seonggok batu bata dan sisa kebakaran. Gemuruh Jakarta perlahan melupakan jaya dan ribuan cerita yang tertabung ratusan tahun diam diam.

Condet 110529

Sabtu, 28 Mei 2011

Lelaki Pemecah Batu

Lelaki tangguh menantang batu, melawan kerasnya nasib dengan bekal tenaga muda berkah dari hidup, anugerah yang Maha Kuasa.

Kaca 110528




Selasa, 19 April 2011

ngamen

pengamen kecil dan keluarganya berkeliling ibukota.

tauladan sederhana bagi ukuran sebuah rumah tangga.

ketika tak ada patutan yang bisa jadi panutan.

Kotatua 110417

Minggu, 17 April 2011

Fireman

Mulutnya menyemburkan nyala api, dari kepundan cita cita kehidupan yang disimpan dibalik destar tersampir di leher. Lelaki muda di halaman museum, mengisi Minggu sore dengan akrobatik kuno, mengharap derma dari mengamen Reog. Bersama rombongan, setia kepada keadaan.

Kotatua 110417

Selasa, 22 Maret 2011

Suramadu



Suramadu - titian raksasa Jawa - Madura, buah tangan anak bangsa. Sepatutnya kita berbangga ketimbang tak henti mencela.


Suramadu 110322





Rabu, 09 Maret 2011

Lelah

kasih ibu kepada beta
tak terhingga sepanjang masa
hanya memberi, tak harap kembali
bagai sang surya menyinari dunia

TMII 110227

Sabtu, 26 Februari 2011

Sign Talks

Enam papan pariwara komersial merampas lahan sempit didepan lapak, tempat si bapak berjualan dengan strategi pemasaran a la perusahaan multinasional. Billboard, baliho, spanduk, flyer, atau media iklan apapun yang diperjual belikan dengan mahal tak bisa menandingi gaya merayu si bapak, dengan gaya bahasa yang membumi;

1.
" SERING NO DISK2 MACET MACET AKAN NYAMAN KEMBALI"

2.
" MENCUCI KASET MACET2 DAN MASIH BANYAK LAGI KEGUNAAN LAINNYA UNTUK PERAWATAN. TIDAK AKAN RUGI 5000"

3.
"MANFAAT
KASET ENAK DI STEL
MEMBUAT BENING
LAYAR TV
LAYAR LACK TOP
KACA HP
KACA MATA BACA
MEMBERSIHKAN FLEK2 PERANGKAT ELEKTRO"

4.
"SERING KENA KASET MACET2 OPTIC JADI CEPAT LEMAH RUSAK DAN CEPAT PUTUS TIDAK AKAN RUGII BILA PENCEGAHAN DENGAN CARA KASET YANG MACET2 DICUCI"

5.
"PEMBERSIH UNTUK KASET YANG MACET2 COBALAH"

6.

NO DISC2 PILIH PILIH KASET LAGU NGULANG LAGU LONCAT2 KASET MUTAR TDK AD GAMBAR SUARA CUCILAH HED OPTICNYA"

Jembatan Item 110226

Bocah Tebet

Bocah dekil di dekat stasiun, duduk menghamba pada rasa iba. Dimanakah gerangan ayah bundanya? Apakah kira kira cita cita masa depannya? Sudikah tuan menolong ia yang tak berdaya?

Tebet 110226

Jumat, 25 Februari 2011

Lelaki Cawang


Malam turun perlahan, gelap mengurung Cawang. Orang orang pulang membawa langkah langkah tergesa dan wajah wajah gelisah.

Lelaki tua di halte panjang, menatap hampa masa muda yang hilang, pada kesempatan yang kehabisan masa tayang. Di tampakkannya bekas luka di dadanya, namun yang kentara adalah lapar menggila didalam perutnya.

Lelaki murung di halte panjang, memandang hampa langkah langkah malam yang terseok dibebani usia.

Cawang 110225

Rabu, 16 Februari 2011

Ojekers



Engkong Isa, Bang Damit dan teman teman, bercengkerama di pangkalan. Bercerita tentang masa kecil ketika jalan tol dan Taman Mini masih sawah dan rawa rawa. Mereka pernah merasakan menjadi anak anak Betawi di tanah ini, lahir dan bernenek moyang disini. Hingga akhirnya; tunduk patuh pada hukum kapitalisme.
Ojekers taksi motor, menjadi penyimpul bagi ketergesaan Jakarta, menjadi pemangkas jarak dan kepentingan bagi sesiapa yang memerlukannya; asal sanggup bayar sewa!

Pangkalan Ojek Bambuapus 110215

Minggu, 06 Februari 2011

Kebijaksanaan Usia


Usia adalah sekumpulan pengalaman yang tertabung sepanjang kisah perjalanan. Dari padanya kebijaksanaan hati lahir suci, sebagai kesadaran yang terbawa oleh tanggung jawab nurani.

Ketika titik kulminasi hidup sudahlah terlampaui, perjalanan mundurpun dimulai.


Pasar Sampah 110130

Senin, 31 Januari 2011

Pak Holil


Pak Holil asli Jatinegara, sepuluh tahun berdagang barang loak beraneka rupa di Jembata Item. Jika bertemu dengannya, jangan sungkan untuk menyapa sebab beliau ramah tiada terkira. Di trotoar jalan biasa bisa ditemukan, menunggu dagangan dengan setia

"Dari pada iseng dirumah, selagi badan sudah tua" ujarnya merendah pula.

Jembatan Item 110125

Pasar Sampah

namanya Pasar Sampah
di dekat stasiun, dalam naungan jembatan megah
dagangan digelar diatas tanah
tapi aneh, yang dijual bukanlah sampah
melainkan benda benda yang dulu pernah mewah
tempat ini selalu meriah
meskipun bukanlah pasar yang sah

Kebayoran Lama 110130

Minggu, 30 Januari 2011

Sarapan Energi

Dua manusia belia, menikmati sarapan pagi sebagai sumber energi, bahan bakar dasar bagi dua sepeda tua yang menjadi sarana menangguk rezeki hari ini.

Seize the day, wahai pemuda Indonesia!!!

Sunter 110130

Selasa, 25 Januari 2011

The Power Of Technology

Teknologi informasi merasuki darah, daging, dan syaraf manusia. Tugas diabaikan demi komunikasi, keselamatan dikesampingkan demi 'silaturahmi'. Telepon seluler menjadi penjajah baru yang meluluh lantakkan budaya ketimuran, menjadi revolusi sikap baru yang memotong gundul tata krama berbicara, tata krama bertukar sapa.
Waspadalah, telepon seluler bisa menumpas kewibawaan tugas, bisa menipu kewaspadaan, dan bisa membahayakan nyawa semata wayang.
Waspadalah!!

Cakung 110125

Sabtu, 22 Januari 2011

Pedagang Kerupuk

Kaki yang kukuh mengayuh jauh, jelajahi jalan Salemba Raya dengan semangat baja. Berpacu bersama megah kota, pedagang kerupuk tenggelam di barang dagangannya. Kemana mimpimu kau bawa, abang tukang kerupuk?

Sunter 110122

Jumat, 21 Januari 2011

Pengemis Tua Buah Batu


Pengemis tua di perempatan Buah Batu, menggantang iba di hari tua.
Bandung 110121

Astana Anyar

Astana Anyar
aneka barang bekas digelar
sebagai benteng penahan rasa lapar
dalam harapan yang selalu besar

Bandung 110121

Pekerja Toko


Menunggu toko buka, menunggu juragan datang, sekelompok perempuan penjaga toko duduk mengantri di jalan Astana Anyar. Hari baru saja mulai, seperti halnya harapan yang baru saja memuai.


Bandung 110121